Hari ini sudah hari ke-17 Bulan Suci Ramadhan. Lalu, apa yang sudah kita dapatkan selama 2 pekan lebih ini. Adakah keimanan kita bertambah, ketaatan kita meningkat, atau justru sebaliknya. Sudah berapa halaman Qur’an yang kita baca dan sudah berapa surah yang menghiasi memori kita. Mari sejenak kita berevaluasi diri.

Ramadhan adalah sebuah bulan yang menjadi madrasah untuk kita. Maka termasuk orang yang merugi ketika kita melewatkan bulan ini dengan tidak ada peningkatan diri. Ramadhan hanya datang sekali dalam satu tahun. Bisa jadi ini adalah Ramadhan terakhir untuk kita. Ya, mungkin saja. Karena memang tidak ada yang tahu tentang kapan kita akan mati, kecuali Dia Yang Menciptakan.

Mungkin ada yang sudah mulai meningkat di 10 hari kedua ini, atau mungkin masih  ada yang landai-landai saja. Nah, buat Anda yang masih ‘santai-santai’ saja dengan amalannya. “Hey, ini Ramadhan. Bulan penuh berkah, dia adalah sebaik-baik bulan, dan Anda akan menjadi orang yang menyesal sepanjang tahun jika melewatkannya begitu saja !”

Dalam berproses kita tidak bisa hanya diam dan menunggu ‘mood’ datang. Untuk menjadi lebih baik, kita harus memaksa diri kita. Jangan mau jadi orang yang tertinggal. Orang-orang di sekitar Anda semua berproses, semua berlomba menjadi lebih baik. Jika Anda hanya diam, saya jamin Anda akan menyesal atas kemalasan Anda selama ini. Trust me!

Jika tidak di bulan ini, kapan lagi ? Normalnya orang akan ikut mengerahkan semua kemampuannya ketika orang lain juga mengerahkan kemampuannya.’ Susah’ bersama tentu lebih mudah dilalui daripada ‘susah’ sendiri bukan? Karena mayoritas orang akan lebih termotivasi untuk berbuat sesuatu saat lingkungannya juga termotivasi kepada hal yang sama.

Lalu, apa yang harus kita lakukan?

Paksa diri kita !

Tanpa paksaan kita tidak akan beranjak. Tanpa tekanan kita tidak akan bergerak. Lebih baik memaksa diri kita sendiri daripada dipaksa oleh orang lain atau lingkungan. Tentu ini akan lebih mudah karena ada kesadaran penuh dari kita. Ibarat sebuah kehidupan, telur akan melahirkan kehidupan ketika ada paksaan dari dalam. Tapi jika paksaan itu datang dari luar justru telur itu akan hancur dan tak akan ada kehidupan darinya

Orang yang paling tahu kapasitas kita masing-masing adalah diri kita sendiri. Atau jika Anda ragu atau kurang yakin dengan kapasitas Anda silakan Anda bertanya kepada orang terdekat Anda. Pasti dengan suka rela mereka akan membantu Anda.

Sebentar lagi Ramadhan akan memasuki 1/3 akhirnya. Tidak ada hal yang lebih baik kecuali kita memaksimalkan sisa bulan Ramadhan ini. Mungkin bisa kita manfaatkan untuk ber-i’tikaf di masjid, atau amalan lain yang dianjurkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam.

Bukankah Ramadhan adalah bulan yang selama ini kita rindu dan kita tunggu. Jadi, jangan sia-siakan bulan ini. Jangan sampai kita termasuk orang yang menyesal sepanjang tahun. Maksimalkan sebisa kita. Paksa diri kita dalam kebaikan Islam. Jika tidak demikian, kita yang akan dipaksa jauh dari Islam oleh urusan-urusan dunia. Na’udzubillah.

Be more productive muslim on this Ramadhan! 🙂

Categories: Old Blog Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: